KALAMANTHANA, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di sektor pariwisata seiring meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat ke berbagai destinasi jelang libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, lonjakan wisatawan yang kerap terjadi saat libur Lebaran harus diantisipasi dengan kesiapan petugas di lapangan. “Petugas harus memiliki atribut atau tanda pengenal resmi, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengenali siapa yang bertugas. Ini penting untuk membangun kepercayaan dan menghindari kesan pelayanan yang tidak terorganisir,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).

Arif juga menyoroti pentingnya penampilan petugas yang rapi dan sopan. Hal tersebut dinilai menjadi bagian dari citra pelayanan publik yang harus dijaga, terutama di tempat wisata yang ramai dikunjungi. “Pelayanan itu bukan hanya soal menjalankan tugas, tetapi juga menyangkut etika. Cara berpakaian, sikap, hingga cara berinteraksi dengan pengunjung harus mencerminkan profesionalitas,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa petugas nonpegawai dinas pun harus memiliki legalitas yang jelas. Keberadaan surat keputusan (SK) atau identitas resmi dinilai penting agar masyarakat mengetahui bahwa mereka adalah petugas yang sah dan bertanggung jawab.

Dengan adanya standar pelayanan yang baik, Arif berharap pengelolaan destinasi wisata selama libur Idulfitri dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung. Ia juga menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menerbitkan surat edaran terkait pengelolaan kegiatan wisata selama libur Lebaran, yang dinilai sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan wisatawan. (Mit).