KALAMANTHANA, Muara Teweh - Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, memberikan tanggapan positif atas permintaan maaf dan penjelasan Direktur Utama PDAM Barito Utara terkait masalah air keruh.

Komisi II yang membidangi ekonomi dan BUMD mengapresiasi langkah transparan manajemen PDAM dalam mengakui keterbatasan infrastruktur sebagai akar persoalan. “Kami di DPRD, khususnya Komisi II, mengapresiasi sikap terbuka dan bertanggung jawab yang ditunjukkan oleh Direktur PDAM. Pengakuan ini adalah dasar penting untuk kita bersama-sama bekerja keras memperbaiki layanan,” ujar Taufik, Kamis (8/1/2026).

Politisi senior tersebut menegaskan, masalah air bersih merupakan isu prioritas yang mendapat perhatian serius dari dewan. Komisi II telah lama memantau perkembangan serta keluhan masyarakat terkait kualitas air yang dialirkan PDAM.

Menyangkut janji penambahan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru, Taufik menyampaikan dukungan penuh dan komitmen untuk mendorong percepatan realisasinya. “Komitmen penambahan IPA baru adalah solusi fundamental. Kami akan memastikan bahwa rencana ini tidak hanya wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dengan pengawasan dan dukungan penuh dari dewan,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPRD siap memfasilitasi dan mendorong penganggaran yang diperlukan untuk proyek infrastruktur air bersih. Dukungan melalui APBD diharapkan dapat merealisasikan pembangunan IPA tambahan dalam waktu singkat, sehingga pelayanan air bersih bagi masyarakat Barito Utara dapat segera membaik. (Sly).