KALAMANTHANA, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya tengah melakukan kajian serius untuk mengatasi persoalan kemacetan yang mulai sering terjadi di sejumlah titik strategis. Selain itu, upaya mempercantik wajah kota melalui pemeliharaan taman juga terus digencarkan.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengungkapkan pihaknya sedang menyiapkan skema rekayasa lalu lintas transportasi umum. Namun, ia menekankan bahwa proses tersebut memerlukan koordinasi lintas sektoral yang mendalam. “Rekayasa lalu lintas ini sedang dikaji. Kita harus melibatkan tiga tingkatan pemerintahan, yakni pusat, provinsi, dan daerah, karena hal ini berkaitan erat dengan status jalan yang ada di wilayah kita,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Menurut Fairid, sinkronisasi program dengan pemerintah pusat menjadi kunci utama agar kebijakan transportasi di tingkat daerah sejalan dengan perencanaan nasional. Di sisi lain, aspek estetika kota juga tidak luput dari perhatian.
Ia menjelaskan strategi kolaborasi menjadi solusi untuk mengatasi kendala finansial, memastikan program pemugaran taman-taman kota tetap berjalan meskipun di tengah keterbatasan anggaran. “Setiap taman sebenarnya ada dana perbaikannya. Meski ada pemotongan, kita tetap upayakan merapikannya dengan dukungan dari pihak balai dan program CSR (Corporate Social Responsibility). Mengingat anggaran yang terbatas, kolaborasi memang sangat diperlukan,” imbuhnya.
Program revitalisasi taman ini tidak hanya sekadar pengecatan ulang, tetapi juga mencakup perbaikan sistem pencahayaan serta penguatan konsep penghijauan untuk menjaga kelestarian ruang terbuka hijau di Kota Cantik Palangka Raya. (Mit).