KALAMANTHANA, Palangka Raya – Dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh dan memiliki daya saing tinggi di bidang teknologi serta manajemen bisnis digital, Asosiasi Profesi dan Pendidikan Bisnis Digital Indonesia (APBISDI) kembali menunjukkan komitmennya melalui pelaksanaan workshop kurikulum bertema “Pengembangan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Program Studi Bisnis Digital: Penguatan, Implementasi, dan Penyelarasan dengan Kebutuhan Industri”.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Jumat (17/4/2026) tersebut menjadi forum strategis bagi perguruan tinggi, khususnya Program Studi Bisnis Digital, dalam memperkuat implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang adaptif terhadap perkembangan industri dan transformasi digital global.

Workshop menghadirkan Dr. Dini Turipanam Alamanda selaku Sekretaris Umum APBISDI sebagai narasumber utama, dengan moderator Kartika Aprilia Ivani yang juga menjabat Ketua Wilayah 7 Kalimantan.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa pendekatan OBE kini berkembang menjadi model yang lebih adaptif, yakni Outcome-Based + Market-Driven + Evidence-Based + Adaptive. Model tersebut menempatkan kompetensi lulusan sebagai fokus utama sekaligus memastikan keterhubungan antara dunia akademik dengan kebutuhan industri.

Materi workshop menekankan pentingnya kurikulum yang tidak hanya berbasis capaian pembelajaran, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pasar kerja, perkembangan kecerdasan artifisial (AI), data analytics, serta ekosistem bisnis digital yang terus berkembang.

Selain itu, kegiatan ini juga membahas berbagai komponen penting dalam pengembangan kurikulum, mulai dari penyusunan visi dan misi program studi, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Body of Knowledge (BoK), hingga implementasi Assurance of Learning (AoL) dan Continuous Quality Improvement (CQI).

Peserta juga memperoleh wawasan terkait integrasi Taksonomi Bloom dalam penyusunan CPL dan CPMK agar capaian pembelajaran dapat diukur secara jelas, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi masa depan.

Melalui kegiatan ini, Asosiasi Profesi dan Pendidikan Bisnis Digital Indonesia berharap tercipta ruang kolaborasi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas kurikulum Bisnis Digital di Indonesia, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital serta kebutuhan industri modern. (Mit)