KALAMANTHANA, Puruk Cahu – Program pelatihan kerja yang dilaksanakan pemerintah daerah maupun perusahaan harus mampu menghasilkan SDM yang siap memasuki dunia kerja sesuai kebutuhan industri.  Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Fredrich Dominggus Yoga.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, pelatihan kerja tidak cukup hanya bersifat formal atau sekadar memberikan sertifikat, tetapi harus berbasis kompetensi sehingga peserta memiliki keterampilan yang benar-benar dibutuhkan dunia usaha. “Pelatihan kerja harus mampu menjawab kebutuhan industri yang ada di daerah. Dengan begitu, tenaga kerja lokal memiliki daya saing dan peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).  

Fredrich menekankan bahwa materi pelatihan perlu disesuaikan dengan perkembangan sektor industri di Murung Raya, terutama pertambangan, perkebunan, dan jasa yang membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian tertentu.  

Ia menilai keselarasan antara program pelatihan dan kebutuhan perusahaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus mengurangi angka pengangguran. Karena itu, Fredrich mendorong adanya sinergi pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dalam menyusun program peningkatan kompetensi tenaga kerja agar lebih tepat sasaran. (Sly).