KALAMANTHANA, Muara Teweh – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Henny Rosgiaty Rusli, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Barito Utara pada Senin (28/9/2026). Agenda tersebut digelar untuk memompa semangat para personel di lapangan.

Kedatangan pimpinan dewan ini disambut hangat oleh jajaran pejabat dan jajaran petugas pemadam kebakaran. 

“Kunjungan ini sebagai bentuk dukungan moral secara langsung atas kerja keras serta dedikasi personel Damkar yang saban hari bersiaga menangani berbagai potensi bencana,” kata Henny.

Dalam kesempatan tersebut, Henny Rosgiaty Rusli menyampaikan apresiasi mendalam atas respons cepat dan keberanian para petugas dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Menurutnya, peran petugas pemadam kebakaran tidak hanya vital dalam memadamkan kobaran api, tetapi juga dalam menangani berbagai situasi darurat dan penyelamatan warga di wilayah Barito Utara.

"Tugas yang diemban oleh jajaran Damkar sangat mulia dan penuh risiko. Kesiapsiagaan mereka selama 24 jam penuh merupakan garda terdepan dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat Barito Utara, Dedikasi serta keberanian mereka di lapangan patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya dan perhatian berkelanjutan," ujar Henny.

Selain memberikan dorongan motivasi, Henny secara simbolis menyerahkan paket bantuan guna menunjang kelancaran tugas para personel. Bantuan ini diharapkan mampu mengoptimalkan kesiapsiagaan jajaran Damkar dalam merespons laporan darurat dari masyarakat secara lebih efektif dan terukur.

Kunjungan itu juga dimanfaatkan oleh Wakil Ketua DPRD Barito Utara tersebut untuk menyerap aspirasi serta memantau langsung kebutuhan sarana dan prasarana penunjang operasional Dinas Damkar. Langkah ini diambil agar penguatan kapasitas pemadam kebakaran dapat terus diakomodasi dalam perencanaan anggaran daerah mendatang.

Henny menambahkan, DPRD Barito Utara berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan sarana, prasarana, serta kesejahteraan para petugas pemadam kebakaran melalui fungsi penganggaran di legislatif. Langkah ini dinilai krusial mengingat cakupan wilayah pelayanan yang luas serta tingginya potensi potensi bencana yang memerlukan respons cepat. (jn)