KALAMANTHANA, Sampit – Pemandangan tak biasa terlihat di ruas jalan Desa Jemaras, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu 12 Agustus 2026 pagi.

Sebuah truk berwarna hijau yang mengangkut batu bara ditemukan terguling di sisi jalan, sementara sebagian muatannya berserakan di sekitar lokasi.

Truk dengan nomor polisi KH 8757 NR tersebut diketahui melaju dari arah Palangka Raya menuju Sampit. Belum diketahui secara pasti penyebab kendaraan tersebut sampai kehilangan kendali dan terbalik.

Salah seorang warga, Izul mengatakan posisi truk sudah terguling ketika dirinya melintas sekitar pagi, saat kembali melewati lokasi menjelang siang, kendaraan tersebut masih berada di tempat yang sama.

“Sejak pagi sekitar Jam 9 tadi lewat hingga jam 12 siang truk masih terbalik," ujar Izul.

Ia mengaku tidak mengetahui detik-detik kecelakaan maupun penyebab truk tersebut terbalik. Saat melintas, dirinya hanya melihat kendaraan dalam kondisi sudah terguling.

Dari video yang beredar, truk tampak berada di sisi jalan dengan muatan batu bara tercecer di sekitar kendaraan. Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Beruntung, sopir truk dilaporkan selamat. Tidak ada informasi mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Meski truk dan muatannya berada di sekitar badan jalan, kendaraan dari arah berlawanan masih dapat melintas. Pengguna jalan tetap diminta berhati-hati saat melewati lokasi, terutama karena terdapat material batu bara yang berserakan.

Petugas juga terlihat melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Penanganan diperlukan untuk mencegah gangguan arus lalu lintas sekaligus memastikan proses evakuasi kendaraan dapat dilakukan dengan aman.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui. Belum ada keterangan resmi apakah truk terbalik akibat faktor kendaraan, kondisi jalan, muatan, maupun faktor lainnya.

Truk selanjutnya masih menunggu proses penanganan dan evakuasi dari lokasi. Pembersihan material yang tercecer juga diperlukan agar kondisi ruas jalan kembali aman bagi pengguna jalan. (su)