KALAMANTHANA, Kuala Kapuas – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kabupaten Kapuas diharapkan tidak hanya menjadi simbol pengabdian, tetapi juga mampu berperan aktif dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat. Hal ini ditegaskan Anggota DPRD Kapuas, Rahmad Jainudin, Rabu (12/8/2026).
“Mahasiswa yang melaksanakan KKN di Desa Talekong Punei saya harapkan bisa berbaur dengan masyarakat, mengenali permasalahan yang ada, dan ikut serta mencarikan solusi, baik dalam aspek sosial, pendidikan, maupun ekonomi,” ujarnya.
Menurut Rahmad, berbagai tantangan sosial seperti rendahnya kesadaran pendidikan, kebersihan lingkungan, hingga kesenjangan akses layanan dasar masih menjadi persoalan di wilayah pedesaan. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan dorongan positif bagi masyarakat untuk berubah dan berkembang.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa secara aktif dan empatik. “Mahasiswa memiliki keunggulan dari sisi pengetahuan dan semangat muda yang bisa menjadi energi perubahan,” tambah politisi Partai Golkar itu.
DPRD Kapuas mendukung penuh kegiatan KKN sebagai bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan terhadap pembangunan daerah. Program ini diharapkan memperkuat rasa tanggung jawab sosial mahasiswa serta memberi pemahaman mendalam tentang kondisi nyata masyarakat sebagai bekal menghadapi dunia kerja di masa depan. (fan).