KALAMANTHANA, Muara Teweh – Kampanye “Stop Illegal Fishing” yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Barito Utara mendapat dukungan dari Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, Ardianto.  

Menurutnya, kampanye tersebut penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan dan ekosistem sungai. “Kami sangat mendukung kampanye Stop Illegal Fishing yang dilakukan DKPP Barito Utara. Ini merupakan langkah yang baik untuk mengingatkan masyarakat agar tidak menangkap ikan dengan cara-cara yang dapat merusak lingkungan dan mengancam keberlangsungan sumber daya ikan,” ujarnya, Selasa (11/8/2026).  

Ardianto menegaskan penggunaan alat setrum, bahan beracun, maupun peledak dapat merusak ekosistem perairan. Tidak hanya ikan dewasa, bibit ikan dan ikan kecil juga ikut mati sehingga berdampak pada populasi ikan di masa depan.  

Ia berharap sosialisasi larangan illegal fishing dilakukan secara berkelanjutan hingga ke desa-desa, dengan melibatkan aparat penegak hukum (APH). Menurutnya, keterlibatan APH bukan sekadar memberi efek takut, tetapi memberikan pemahaman langsung mengenai aturan dan konsekuensi hukum.  

“Dengan adanya APH, masyarakat bisa lebih sadar dan mengerti bahwa ada aturan yang harus dipatuhi. Jadi sejak awal masyarakat sudah mengetahui mana yang diperbolehkan dan mana yang dilarang, termasuk konsekuensi hukumnya,” jelasnya. 

Ardianto menilai edukasi dan pengawasan harus berjalan beriringan. Pemerintah memberikan pemahaman, sementara pengawasan memastikan aturan dipatuhi. Ia juga mengajak masyarakat ikut berperan dalam pengawasan lingkungan perairan dengan melaporkan aktivitas penangkapan ikan yang merusak.  

“Menjaga kelestarian sumber daya perikanan merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” tegasnya.  (Sly).