KALAMANTHANA, Tenggarong – Rahma Shaliha, bocah yang tenggelam di Sungai Selayan, Kutai Kartanegara, ditemukan tak bernyawa. Keluarga menolak dilakukan visum.

Jasad Rahma Shaliha, perempuan berusia 8 tahun, ditemukan di perairan Sungai Belayan di Desa Long Beleh Haloq, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin 17 Agustus 2026.

Korban Rahma Shaliha ditemukan di wilayah perairan Sungai Belayan RT 01 setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam di sekitar wilayah RT 03 Desa Long Beleh Haloq.

Pencarian korban dilakukan oleh Tim SAR Gabungan sejak pagi. Pada pukul 08.30 Wita, tim memulai pencarian hari kedua.

Sekitar pukul 14.20 WITA, tim menerima informasi dari warga yang sedang memancing mengenai keberadaan korban.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR Gabungan bersama personel Polsek Kembang Janggut segera bergerak menuju lokasi dan melaksanakan proses evakuasi sekitar pukul 14.30 Wita.

Selanjutnya, pada pukul 15.00 Wita, korban berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Polsek Kembang Janggut mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan dari para saksi, melakukan proses identifikasi serta penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.

Pihak keluarga telah menyatakan penolakan terhadap tindakan visum dan membuat surat pernyataan penolakan visum.

Setelah proses penyerahan jenazah selesai, korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga pada hari yang sama.

Kapolsek Kembang Janggut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika berada di sekitar sungai maupun perairan guna mencegah terjadinya kejadian serupa. (*)