KALAMANTHANA, Muara Teweh – Arena Tiara Batara akan dilakukan pembenahan untuk menyempurnakan fasilitas yang dinilai masih memiliki sejumlah kekurangan, bukan untuk mengubah bangunan secara keseluruhan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara Shalahuddin. Kondisi Tiara Batara sudah baik. Namun, pemerintah daerah ingin meningkatkan kualitas dan kapasitas fasilitas tersebut agar semakin representatif dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik.

“Kalau kita melihat Tiara Batara itu sudah bagus sebetulnya. Tapi saya sampaikan tadi, kami datang berdua ingin lebih menyempurnakan lagi,” kata Bupati H. Shalahuddin didampingi Wabub Felix Tingan , disela-sela kunjungan di Kecamatan Lahei Barat, Selasa (8/9/2026).

Ia juga menjelaskan, salah satu alasan dilakukan pembenahan adalah keterbatasan kapasitas untuk tamu Very Very Important Person (VVIP). Karena itu, pemerintah daerah akan menambah fasilitas agar kapasitas ruang dan pelayanan dapat lebih memadai.

Selain kapasitas, pembenahan juga menyasar sistem tata suara. Menurutnya, ketika ruangan dalam kondisi tertutup, suara dari sound system mengalami feedback, sehingga kualitas suara yang dihasilkan kurang maksimal.

“Dari sisi suara sound system, itu kalau tertutup, yang belakangnya itu feedback sehingga kurang bagus hasil suara yang dikeluarkan. Nah, makanya nanti kita akan buat semacam pagar besi di bagian belakang,” jelasnya.

Dengan pembenahan tersebut, selain kualitas suara diharapkan lebih baik, kapasitas fasilitas juga akan bertambah. Pemerintah daerah juga melakukan perbaikan utilitas, termasuk fasilitas toilet dan lighting atau pencahayaan.

Bupati menegaskan, pekerjaan yang dilakukan bukan merupakan perubahan besar terhadap bangunan Tiara Batara. “Jadi bukan merubah yang fatal, tidak. Ini hanya memperbaiki untuk melengkapi, menyempurnakan saja,” tegasnya.

Shalahuddin juga berharap pembenahan tersebut dapat meningkatkan kualitas fasilitas daerah sehingga lebih representatif dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah agar memiliki standar kualitas dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan. (sly)