KALAMANTHANA, Palangka Raya – Kualitas udara Kota Palangka Raya pagi ini masih belum berubah. Statusnya masih tetap tidak sehat.

Status ini cukup positif, sebagaimana juga yang terjadi sehari sebelumnya. Kualitas udara Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sempat berhari-hari dalam status tidak sehat, bahkan berbahaya.

Berdasarkan pantauan di situs bmkg.go.id, pada Rabu 9 September 2026 pukul 06.25 WIB, status kualitas udara tidak sehat ini berlangsung nyaris sepanjang pagi ini.

Sejak awal pergantian hari, kondisi kualitas udara Kota Palangka Raya tak pernah berubah. Selalu dalam skala tidak sehat.

Dalam catatan BMKG, tingkat polusi udara Kota Palangka Raya berada pada angka 87,4 ug/m. Ukuran tersebut berada dalam kelompok kualitas udara tidak sehat.

Begitupun berdasarkan standar IQAir, kualitas udara Kota Palangka Raya saat ini dalam status tidak sehat. IQAir mencatat indeks kualitas udara (AQI) berada di angka 166 AQI/US.

Stasiun Jalan Tjilik Riwut bahkan mencatat wilayah sekitarnya masih berada dalam level kualitas udara berbahaya. Di wilayah ini, indeks kualitas udaranya berada di angka 657 AQI/US.

Warga Palangka Raya pun diminta waspada. Sebab, ada kemungkinan pukul 13.00 WIB status kualitas udara kembali menjadi sangat tidak sehat. (*)