KALAMANTHANA, Tenggarong – Kabar duka menyelimuti warga Desa Long Beleh Modang, Kembang Janggut, Kutai Kartanegara. Arani ditemukan tak bernyawa di Sungai Belayan.
Arani, pria berusia 58 tahun itu, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Bayan, tepatnya di Muara Penoon, Jumat 16 Januari 2026 pagi.
Menurut keterangan saksi-saksi, yakni Ilanto (21) dan Asnawati (56), yang merupakan warga setempat, korban pertama kali ditemukan warga sekitar aliran sungai sebelum akhirnya dilaporkan kepada aparat setempat.
Aaparat Polsek Kembang Janggut yang mendapatkan laporan masyarakat, langsung menuju lokasi kejadian. Bersama Polairud, Basarnas, dan BPBD Kutai Kartanegara, mereka melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan proses evakuasi jenazah dari sungai dengan penuh kehati-hatian. Jenazah korban kemudian berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, menjelaskan pihaknya telah melakukan serangkaian langkah kepolisian guna memastikan peristiwa tersebut tertangani dengan baik dan sesuai prosedur.
“Personel kami segera mendatangi TKP, melakukan pengumpulan bahan keterangan, mendata serta memeriksa saksi-saksi, dan membuat laporan resmi guna kepentingan administrasi dan pendataan,” ujar Dedi Supriyanto.
Hingga proses evakuasi selesai, situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan terkendali. Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar sungai, agar selalu meningkatkan kewaspadaan guna menghindari kejadian serupa. (*)