Nyaris Kabur ke Gorontalo, Pencuri Motor di Sangkulirang Diringkus Polisi di Tarakan

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 24 Mei 2026 | 11:35:26 WIB

KALAMANTHANA, Sangatta – Nyaris saja MI lolos ke Gorontalo. Tapi, polisi segera meringkusnya di Tarakan, Kalimantan Utara. MI adalah pencuri sepeda motor temannya sendiri di Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Sekitar seminggu lamanya MI berada dalam pelarian. Dia berpindah-pindah dari Sangkulirang, Sangatta, Berau, hingga Tarakan.

Perpindahan itu dia lakukan karena dia sadar dirinya jadi buruan. MI nekad mencuri sepeda motor temannya sendiri di parkiran Masjid Al Ikhsan di Desa Benua Ilir, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur.

Kapolsek Sangkulirang Iptu Erik Bastian menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Sabtu 16 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 02.30 Wita.

Korban baru menyadari sepeda motor Yamaha Mio Gear warna merah miliknya hilang usai melaksanakan salat subuh di masjid.

“Saat dicek melalui rekaman CCTV masjid, terlihat pelaku yang merupakan teman korban sendiri membawa kabur sepeda motor, handphone, dan uang milik korban ketika korban sedang tertidur di kamar masjid,” jelas Erik.

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri menuju Sangatta sebelum kemudian bergerak ke Kabupaten Berau.

Di Berau, motor hasil curian tersebut dijual pelaku dengan harga Rp3,2 juta dan uangnya digunakan untuk kebutuhan pribadi selama pelarian.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku kembali melanjutkan perjalanan menuju Tanjung Selor dan kemudian menyeberang ke Tarakan menggunakan speed boat dengan rencana melarikan diri ke Gorontalo.

Namun sebelum berhasil kabur lebih jauh, Tim Enggang Sangsaka bersama Resmob Polres Tarakan berhasil membekuk pelaku di taman depan Pelabuhan Tarakan.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengapresiasi gerak cepat personel dalam mengungkap kasus curanmor tersebut hingga berhasil menangkap pelaku di luar daerah. (*)

Reporter: Redaksi
Back to top