KALAMANTHANA, Katingan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat menghentikan sementara penyaluran air bersih kepada masyarakat. Kebijakan ini diambil setelah hujan mulai turun dalam sepekan terakhir dan tidak ada lagi permintaan bantuan air bersih dari warga.
Sekretaris Daerah (Sekda) Katingan, Christian Rain, menyampaikan hal tersebut kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Kamis (5/11/2026).
Menurut Christian, curah hujan yang cukup deras dalam beberapa hari terakhir diperkirakan telah membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat. Selain itu, sejumlah sumber air alami juga mulai terisi kembali.
"Permintaan air bersih atau permohonan dari masyarakat ke posko peduli air yang ada di Dinsos sudah tidak ada lagi. Sehingga, dihentikan untuk sementara waktu," katanya.
Meski demikian, penghentian distribusi air bersih tersebut tidak bersifat permanen. Pemkab Katingan akan kembali menyalurkan bantuan apabila cuaca kembali panas dan kering atau terdapat laporan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
Christian menegaskan, kebijakan penyaluran air bersih akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sementara itu, terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), status di Kabupaten Katingan saat ini telah berubah menjadi siaga dan berlaku hingga 10 November 2026.
Perubahan status tersebut menyusul turunnya hujan dalam sepekan terakhir yang membasahi sebagian besar wilayah kecamatan di Kabupaten Katingan.
Christian juga menyebutkan, jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Katingan dalam dua hingga tiga hari terakhir berkisar dua hingga tiga titik.
"Kendati demikian, kita masih tetap waspada dan melakukan pemantauan terhadap karhutla sampai sekarang ini. Karena, sebagian lahan di daerah kita ini merupakan daerah gambut," tandas mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tersebut.
Pemkab Katingan tetap melakukan pemantauan terhadap potensi karhutla meskipun curah hujan mulai meningkat dan jumlah titik panas mengalami penurunan. (Sly).