KALAMANTHANA, Muara Teweh -  Aidil Mahmud, anak muda asal Benangin V, Kecamatan Teweh Timur, kini harus menjalani perawatan di RSUD Muara Teweh. Bagaimana sebenarnya peristiwa perkelahian berujung pengampakan itu terjadi? Sepupunya, Indra (18) berkisah.

Indra mengaku dirinya sudah pulang ke rumah, seusai minum dan mabuk di SPBU Baru di Jalan Lingkar Kota, Muara Teweh. Tak lama, dia pun menerima chat WA dari Aidil yang memintanya menjemput di kawasan Wirapraja sekitar pukul 14.00 WIB.

Setibanya di sana, Indra melihat Aidil (20) sudah berkelahi dengan seorang pria berumur, Pria tersebut, menurutnya, mengenakan baju putih. Perkelahian tepat terjadi di depan toilet Taman Wirapraja.

Menurut Indra, sang sepupu, Aidil, nongkrong di Wirapraja bersama seorang teman. Tetapi saat kejadian, temannya itu menghilang dari lokasi. Aidil datang dari Benangin ke Muara Teweh, Selasa (11/12) dengan tujuan jalan-jalan. Aidil sudah putus sekolah sejak kelas V SD.

Menurut Indra, sang sepupu, Aidil, nongkrong di Wirapraja bersama seorang teman. Tetapi saat kejadian, temannya itu menghilang dari lokasi. Aidil datang dari Benangin ke Muara Teweh, Selasa (11/12) dengan tujuan jalan-jalan. Aidil sudah putus sekolah sejak kelas V SD.

Korban menderita dua mata luka di bagian kepala sehingga dibawa ke ruang IGD, RSUD Muara Teweh, Rabu (12/12/2018) sekitar pukul 14.15 WIB. Dia diangkut dengan mobil polisi.

Hingga berita ini diturunkan, Aidil masih dirawat dan diinfus. Lukanya dijahit tanpa dibius, karena masih berada dalam pengaruh alkohol. Beberapa personil dari Satuan Reksrim Polres Barut terlihat berada di RSUD.

Kepala Bagian Operasional Satreskrim Polres Barut, Ipda Ardiyanto, membenarkan ada seorang korban luka-luka  yang ditemukan di Taman Wirapraja. “Kami masih meminta visum dari RSUD untuk kepentingan penyelidikan kasus ini. Pelaku belum diketahui, tetapi diduga warga sekitar situ juga,” ucap pria yang lebih sering disapa Keling ini, ketika ditanya wartawan, Rabu sore.(mel)