KALAMANTHANA, Kuala Kapuas – Tak kepalang kagetnya Raihanah. Begitu dia lihat dari dekat, Jaini, suaminya sudah tertelungkup tak bernyawa. Luka bakar terlihat di bagian wajah dan tangannya.

Langsung saja dia berlari, meminta bantuan warga Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Tak dia nyana sama sekali, suaminya pergi dengan kondisi cukup tragis itu.

Peristiwa di Palingkau Baru pada Senin (21/10) sekitar pukul 15.00 WIB itu langsung menghebohkan. Jaini diduga tewas akibat kebakaran hutan dan lahan pada siang itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, membenarkan peristiwa itu. “Dia ditemukan dalam posisi tertelungkup di lokasi kebakaran hutan dan lahan, di persawahan milik Abu Samah. Istrinya yang pertama kali menemukan,” ujar Panahatan, Selasa (22/10/2019).

Kejadian ini baru diketahui ketika Raihanah, istri korban, ingin melihat lokasi sawahnya yang terbakar. Kemudian terlihat dari kejauhan, tepatnya di tengah-tengah sawah lokasi kebakaran lahan, ada seseorang yang sedang tertelungkup. Setelah dilihat dari dekat, ternyata orang tersebut adalah suaminya.

“Melihat suaminya, istri korban Raihanah langsung berlari meminta bantuan kepada warga sekitar dan korban langsung dievakuasi warga untuk dibawa ke rumah singgah (rumah tunggu kesehatan) untuk dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia dikarenakan luka bakar,” tuturnya. (ik)