KALAMANTHANA, Tanjung Pinang – Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus video bermuatan asusila yang dilaporkan oknum ASN di Kota Batam.

Kasus video bermuatan asusila ini dilaporkan oknum ASN di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam dan ditangani Subdit Siber Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kepulauan Riau, Kombes Nana Pricilia Ohei, mengatakan penyidik tengah meminta klarifikasi sejumlah pihak terkait kasus video bermuatan asusila yang dilaporkan oknum ASN di Kota Batam itu.

“Perkembangan kasusnya saat ini masih penyelidikan, sepertinya dari tim penyidik mau melakukan permintaan klarifikasi kepada para pihak,” kata Nona Pricilia Ohei di Mapolda Kepri, Kota Batam, Kamis 15 Januari 2026.

Perwira menengah Polri itu setelah proses klarifikasi dilakukan, penyidik segera mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) kepada pelapor.

“Nanti penyidik mengirimkan SP2HP kepada pelapor untuk perkembangannya,” ujarnya.

Kasus video bermuatan asusila ini viral di masyarakat, karena pria di dalam video tersebut diduga mirip dengan Kadisperindag Kota Batam GR.

GR telah melayangkan pengaduan ke Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Kepri pada akhir Desember terkait beredarnya video berdurasi 23 detik yang menampilkan video call pria diduga GR dengan seorang wanita.

Kasus ini disikapi tegas Pemerintah Kota Batam yang menonaktifkan GR dari jabatan Kadisperindag. Dan melakukan pendalaman oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terkait kebenaran video tersebut. (*)