KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas mengikuti zoom meeting dalam rangka sosialisasi penilaian pemberian reward kepada pemerintah daerah terkait dengan pembiayaan kreatif (Creative Financing) yang dilaksanakan dari Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Rabu (11/3/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan dipimpin Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Horas Maurits Panjaitan.

Dari Kabupaten Kapuas, kegiatan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Kapuas Romulus, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Hj. Marlina, Inspektur Arnes, serta undangan terkait.

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa pembiayaan kreatif merupakan bagian dari pergeseran paradigma pengelolaan keuangan daerah, dari ketergantungan terhadap APBD menuju penguatan kapasitas fiskal melalui berbagai inovasi dan kolaborasi pendanaan pembangunan.

Dalam paparan juga dijelaskan bahwa pemerintah daerah akan dinilai berdasarkan sejumlah dimensi dalam penerapan pembiayaan kreatif. Beberapa di antaranya meliputi inovasi pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah, strategi penyelesaian tunggakan pajak daerah, pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan daerah.

Termasuk optimalisasi pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), kerja sama pemerintah daerah dengan badan usaha, digitalisasi pengelolaan pendapatan daerah, optimalisasi pengelolaan barang milik daerah, tata kelola pengadaan barang dan jasa, penerapan kartu kredit pemerintah daerah, serta optimalisasi pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Selain itu, disampaikan pula mekanisme penilaian bagi pemerintah daerah, mulai dari persiapan tim penilai, pengumpulan data dukung, wawancara dan pemaparan kepala daerah, rapat pleno, hingga penetapan penerima reward. 
Dalam paparan tersebut juga dijelaskan kuota pemenang penghargaan yang terdiri atas pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah diharapkan dapat memahami tata cara pengisian data dan dokumen pendukung penilaian, sekaligus mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam penguatan pembiayaan kreatif di daerah.

Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas fiskal daerah, meningkatkan inovasi pengelolaan keuangan, serta mendorong optimalisasi sumber-sumber pendanaan pembangunan yang berkelanjutan. (hmskmf/fan)