KALAMANTHANA, Sragen – Meskipun Polres Sragen telah membekuk S alias Bebek, misteri penemuan mayat perempuan di area perawasahan di Sragen belum sepenuhnya tuntas. Betulkah korban R tengah berbadan dua?
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menyebutkan motif sementara kasus pembunuhan ini mengarah pada konflik priibadi, yakni asmara terlarang antara korban R dengan terduga pelaku S alias Bebek.
Korban R mengalku sedang hamil akibat hubungan gelapnya dengan S alias Bebek. Karena itu, dia meminta pertanggungjawaban dari S alias Bebek yang sebenarnya sudah memiliki istri.
“Diduga terjadi cekcok yang dipicu tuntutan pertanggungjawaban dari korban, lalu pelaku terbawa emosi hingga melakukan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” jelas Dewiana Syamsu Indyasari.
Betulkah korban R sedang berbadan dua alias hamil? Dalam perkembangan penyidikan, berdasarkan hasil autopsi forensik, dinyatakan bahwa di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kehamilan.
Mayat R (26) sendiri ditemukan pada Selasa 31 Maret 2006 malam. Polisi hanya butuh waktu 18 jam untuk mengungkapnya, tapi baru merilisnya Jumat 3 April 2026.
Korban R adalah warga Desa Ngrandu, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, yang ditemukan meninggal dunia di jalur persawahan utara Bulakrejo–Blontangan, Desa Tangkil, sekitar pukul 19.50 WIB.
Kasus ini sempat menggegerkan warga karena korban ditemukan tak bernyawa di lokasi yang sepi, tidak jauh dari sepeda motor Honda Vario putih miliknya.
Namun di balik peristiwa tersebut, polisi bergerak cepat membongkar rangkaian kejadian hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku pada keesokan harinya.
Pelaku diketahui berinisial S alias Bebek (35), warga Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, yang diamankan pada Rabu, 1 April 2026 sekitar pukul 13.20 WIB.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menjelaskan, pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Sragen bersama Unit Reskrim Polsek Sragen Kota dan Unit Reskrim Polsek Sukodono melalui langkah cepat penyelidikan.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak cepat melakukan serangkaian langkah penyelidikan. Dari hasil olah TKP, pemeriksaan saksi, barang bukti, serta pendalaman relasi korban, identitas terduga pelaku berhasil kami ungkap dalam waktu singkat,” terang Kapolres Sragen Dewiana Syamsu Indyasari di Mapolres Sragen. (*)