KALAMANTHANA, Sampit – Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati menegaskan pentingnya pembangunan daerah yang efisien, tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Penegasan tersebut disampaikan saat membacakan sambutan pada upacara gabungan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Hari Otonomi Daerah ke-XX, dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang digelar di Halaman Kantor Pemda Kotim, Senin (11/5/2026).
Dalam sambutannya, Irawati menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, tokoh masyarakat hingga generasi muda.
Menurutnya, semangat kebangkitan nasional harus menjadi landasan bersama dalam melanjutkan pembangunan daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Semangat bangkit bersama wujudkan Indonesia kuat harus menjadi pegangan kita dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujarnya.
Ia mengatakan, tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini semakin kompleks seiring perkembangan dinamika global. Perubahan kondisi ekonomi dunia, perkembangan teknologi, persaingan ekonomi, hingga dampak perubahan iklim disebut turut memengaruhi daerah dan harus direspons secara tepat.
Karena itu, pemerintah daerah dituntut mampu menjalankan pembangunan secara lebih efektif, efisien dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi pelayanan kepada rakyat, melainkan bagaimana setiap program dan kegiatan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Irawati juga menekankan bahwa birokrasi harus mampu beradaptasi terhadap perubahan dan memberikan pelayanan yang cepat, responsif serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu menghadapi perkembangan zaman.
Pada momentum Hari Pendidikan Nasional, ia mengingatkan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter dan memiliki daya saing.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat literasi digital dan mendorong generasi muda agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi.
“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di era modern, melainkan harus menjadi bagian dari kemajuan itu sendiri,” tegasnya.
Selain itu, melalui momentum Hari Otonomi Daerah, Irawati menilai daerah harus terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik dan mengembangkan potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan merata, efektif dan tepat sasaran.
Irawati juga mengingatkan pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok desa. Menurutnya, kebangkitan bangsa harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Kita harus memastikan akses pendidikan, kesehatan, informasi dan kesempatan ekonomi dapat dinikmati secara adil oleh seluruh rakyat,” ujarnya.
Upacara gabungan tersebut diikuti unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan peserta upacara lainnya di Sampit.
Orang nomor dua di Pemkab Kotim ini juga mengajak seluruh generasi muda untuk terus berkarya, menjaga persatuan dan memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak demi kemajuan daerah dan bangsa. (su)