KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Wakil Bupati Kapuas Dodo bersama sejumlah kepala perangkat daerah Kabupaten Kapuas melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Blok R, Jalan Anggrek, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Kapuas pada 25 Mei 2026 serta hasil Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang sebelumnya dilaksanakan di ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Dodo meninjau sejumlah lapak pedagang serta berdialog langsung dengan para penjual dan pembeli untuk mengetahui kondisi terkini harga bahan pokok di pasaran.

Dodo menyampaikan bahwa secara umum ketersediaan bahan pangan dan sembako di Pasar Blok R masih relatif aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Namun demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga akibat faktor pasokan dan distribusi.

"Untuk ketersediaan pangan atau bahan sembako relatif tersedia, walaupun ada beberapa yang disparitas harganya cukup naik. Antisipasi ke depan, OPD teknis terkait akan menindaklanjutinya," ujar Dodo.

Menurutnya, beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai masih dipengaruhi oleh pasokan dari luar daerah, terutama dari Kandangan, Kalimantan Selatan, serta beberapa wilayah di Pulau Jawa. Faktor cuaca dan iklim juga menjadi salah satu kendala yang memengaruhi kelancaran distribusi barang ke daerah.

Selain memantau harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga menyoroti kondisi aktivitas pasar yang sebagian masih menggunakan badan jalan. Hal tersebut akan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan aktivitas perdagangan di kawasan pasar.

"Ke depan juga akan kami tindak lanjuti sesuai arahan Bapak Bupati Kapuas, terutama terkait keberadaan pasar yang sebagian masih menggunakan badan jalan," tambahnya.

Meski terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, Wakil Bupati menilai daya beli masyarakat masih cukup terjaga. Hal itu terlihat dari aktivitas jual beli di pasar yang tetap ramai dan tidak mengalami penurunan signifikan.

"Kalau kita lihat kondisi pasar pada pagi hari ini, tidak ada perubahan yang terlalu signifikan. Masih banyak warga yang berbelanja. Kita berharap daya beli masyarakat tetap terjaga walaupun di tengah situasi global yang memengaruhi kenaikan harga minyak dan berdampak pada biaya distribusi maupun harga berbagai kebutuhan lainnya," tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Kapuas akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. (fan)