KALAMANTHANA, Palangka Raya – Pertanian merupakan sektor vital dalam perekonomian dan kehidupan masyarakat. Selain sebagai penyedia bahan pangan, pertanian juga berperan menciptakan lapangan kerja, mendukung keberlanjutan lingkungan, serta menjaga keseimbangan ekonomi.  

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mendorong pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian guna mengurangi ketergantungan bahan pokok dari luar wilayah. “Kita perlu upaya konkret agar minimal 40 persen kebutuhan bisa dipenuhi dari dalam daerah,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).  

Politisi Partai Golkar ini menilai sebagian besar kebutuhan pangan seperti beras, sayur, dan gula masih dipasok dari luar daerah dengan tingkat ketergantungan cukup tinggi. “Kalau terjadi gangguan distribusi seperti banjir atau kendala transportasi, pasokan bisa terganggu dan harga akan naik,” katanya.  

Menurutnya, persoalan distribusi termasuk antrean BBM turut memengaruhi biaya angkut yang berdampak pada harga di pasaran. “Walaupun harga BBM tidak naik, antrean panjang membuat waktu distribusi terhambat dan biaya operasional meningkat,” jelasnya.  

Khemal menambahkan, penguatan produksi lokal perlu dilakukan melalui optimalisasi lahan, dukungan kepada petani, serta inovasi pengelolaan pangan agar ketahanan pangan daerah semakin kuat. (Mit).