KALAMANTHANA, Sampit – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang viral di media sosial.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1, Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Dalam video yang beredar, terlihat suasana ramai ketika sejumlah orang mengerumuni seorang pria. Pria tersebut diduga menjadi sasaran amukan setelah sebelumnya disebut terlibat dalam dugaan pencurian sebuah handphone.

Informasi dari warga menyebutkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Sejumlah orang disebut mengejar pria yang diduga sebagai pelaku hingga kemudian terjadi pengeroyokan.

Situasi di sekitar lokasi sempat menarik perhatian warga. Banyak orang datang untuk melihat kejadian tersebut. Seorang petugas berinisial H, yang berada tidak jauh dari lokasi mengaku tidak berani mendekat karena jumlah orang yang terlibat cukup banyak.

“Benar, kejadiannya. Namun saya tidak berani melihat dari dekat. Ramai para tukang yang mengeroyok. Kasihan melihat pelaku dikeroyok seperti itu,” ungkapnya.

Kendati demikian, dirinya belum memberikan penjelasan secara rinci mengenai kronologi awal maupun kondisi pria yang diduga menjadi korban pengeroyokan.

Informasi mengenai jumlah orang yang melakukan pengeroyokan juga belum dapat dipastikan. Warga hanya menyebut jumlahnya mencapai puluhan orang.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial dan dibagikan sejumlah warga. Kondisi pria yang diduga menjadi korban hingga kini juga belum diketahui secara pasti.

Terlepas dari dugaan pencurian yang menjadi pemicu kejadian, aksi main hakim sendiri tetap perlu dihindari. Penanganan terhadap dugaan tindak pidana semestinya diserahkan kepada aparat penegak hukum agar prosesnya dapat dilakukan sesuai ketentuan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pria tersebut, dugaan tindak pidana yang terjadi, jumlah orang yang terlibat dalam pengeroyokan maupun kondisi terakhir pria yang dibawa menggunakan mobil tersebut. (su)