KALAMANTHANA, Palangka Raya – Sylva Kalimantan Tengah (Kalteng) U-11 berhasil merengkuh gelar juara pertama Piala Ramdani Lestaluhu Goes To National Series 2026.

Kepastian ini diraih usai menundukkan SSB Alam Hijau asal Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan skor 2-1 pada laga final di Palangka Raya, Minggu (16/8/2026).

Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, 14–16 Agustus 2026, ini menjadi ajang pembinaan bagi tim-tim usia dini untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperebutkan tiket menuju putaran nasional yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Sylva Kalteng tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga melaju ke partai puncak. Pada laga pamungkas, tim kebanggaan Bumi Tambun Bungei tersebut sukses mengatasi perlawanan ketat SSB Alam Hijau dan memastikan tempat di podium tertinggi.

Pelatih Sylva Kalteng U-11, Irsyuf, mengapresiasi kerja keras seluruh anak asuhnya yang mampu menjalankan instruksi serta menjaga semangat bertanding hingga peluit panjang dibunyikan.

“Kami sangat bersyukur bisa keluar sebagai juara. Ini tentu hasil kerja keras anak-anak, bukan hanya saat pertandingan, tetapi juga dari proses latihan panjang yang mereka jalani,” kata Irsyuf usai laga.

Ia menegaskan, keberhasilan ini tidak boleh membuat para pemain cepat berpuas diri. Gelar juara justru harus menjadi pemantik semangat untuk terus meningkatkan kemampuan, mengingat persaingan di tingkat nasional mendatangkan tantangan yang jauh lebih berat.

“Kami akan segera melakukan evaluasi. Masih banyak aspek yang perlu diperbaiki, baik dari sisi teknik, kerja sama tim, maupun mental bertanding. Harapannya anak-anak bisa terus berkembang dan tampil lebih baik di tingkat nasional,” ujarnya.

Penampilan impresif Sylva Kalteng kian lengkap dengan torehan penghargaan individu. Salah satu pemainnya, Aristiomarvael, dinobatkan sebagai pemain terbaik (best player) sekaligus pencetak gol terbanyak (top scorer) turnamen lewat koleksi delapan gol.

Irsyuf menyebut prestasi individu tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini di Sylva Kalteng berjalan pada jalur yang benar.

Meski demikian, ia menekankan agar penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk tetap rendah hati dan rajin berlatih.

“Untuk Aristiomarvael tentu kami berikan apresiasi tinggi. Delapan gol merupakan pencapaian yang sangat baik. Namun yang terpenting adalah bagaimana dia dan seluruh pemain terus belajar, menjaga disiplin, dan berkembang,” tambahnya.

Selain memboyong piala bergilir dan trofi pemain terbaik, Sylva Kalteng juga menyabet penghargaan Pelatih Terbaik yang diraih oleh Irsyuf atas kepemimpinannya membawa tim tampil kompetitif hingga tangga juara.

Dengan hasil ini, Sylva Kalteng U-11 kini langsung fokus mempersiapkan diri menghadapi Ramdani Lestaluhu National Series pada November 2026 mendatang.

Irsyuf berharap agenda persiapan menuju tingkat nasional berjalan maksimal, sehingga para pemain tidak sekadar berpartisipasi, melainkan mampu bersaing secara kompetitif.

“Target kami tentu memberikan hasil terbaik di tingkat nasional. Kami ingin anak-anak menimba pengalaman sebanyak-banyaknya sekaligus membuktikan bahwa talenta muda dari Kalimantan Tengah mampu bersaing dengan tim-tim daerah lain,” pungkas pelatih yang beberapa bulan lalu juga sukses membawa Sylva Kalteng U-11 meraih juara tiga bersama pada turnamen Indonesia Super League (ISL) 2026 di Majalengka tersebut. (sly)