KALAMANTHANA, Palangka Raya  – Peristiwa tenggelamnya seorang remaja di kawasan Pelabuhan Rambang, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, membuat banyak pihak prihatin, termasuk dari kalangan DPRD.  

Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. “Kehilangan seorang anak dengan cara seperti ini meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga dan kawan bermainnya,” ujarnya, Senin (10/8/2026).  

Syaufwan menegaskan, kejadian ini harus menjadi perhatian bersama agar tidak terulang kembali. Ia mengimbau orang tua memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama terkait lokasi bermain dan lingkungan pergaulannya. “Guna mencegah kejadian serupa, para orang tua diimbau untuk memperketat pengawasan terhadap anak terkait lokasi bermain dan siapa saja kawan bermainnya,” katanya.  

Menurutnya, kawasan Sungai Kahayan memiliki potensi bahaya yang harus dipahami anak-anak. Karena itu, orang tua perlu memberikan pemahaman sejak dini mengenai risiko bermain di sungai, terlebih bagi anak yang belum memiliki kemampuan berenang. “Kita sebagai orang tua harus tegas memberikan pemahaman kepada anak mengenai bahaya bermain di Sungai Kahayan,” tegasnya.  

Selain pengawasan, Syaufwan juga mendorong orang tua membekali anak dengan keterampilan berenang. Menurutnya, kemampuan tersebut penting sebagai bekal keselamatan ketika anak berada di lingkungan perairan. (Mit).