KALAMANTANA, Sampit – Kebakaran yang melanda dua bangunan rumah di Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur, cukup mengejutkan. Seorang warga pun berkisah.

Sedikitnya dua rumah semi permanen terdampak dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Selasa 27 Oktober 2026 dinihari itu.

Kebakaran yang terjadi menjelang pagi itu membuat warga sekitar menaruh perhatian terhadap kondisi di lokasi.

Apalagi, kejadian berlangsung di lingkungan permukiman yang bangunannya berdekatan, sehingga kobaran api berpotensi merembet apabila tidak segera dikendalikan.

Seorang warga setempat, Ambar, membenarkan kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut. Dia mengatakan, peristiwa itu berlangsung sekitar waktu subuh, saat sebagian warga masih beristirahat.

“Memang terjadi kebakaran di Jalan Iskandar 22 tadi subuh. Warga sekitar mengetahui kejadian itu dan petugas pemadam kebakaran juga datang ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Ambar.

Menurutnya, dua rumah semi permanen dilaporkan terdampak dalam kejadian tersebut. Musibah itu pun mengundang keprihatinan warga, terutama terhadap keluarga yang harus menghadapi dampak kebakaran.

“Informasi yang saya ketahui, ada dua rumah yang terbakar. Semoga warga yang terkena musibah diberi kekuatan dan kesabaran menghadapi kejadian ini,” tambahnya.

Informasi kebakaran tersebut segera menyebar di lingkungan sekitar. Kehadiran petugas pemadam kebakaran di lokasi menjadi bagian dari upaya penanganan agar api tidak meluas dan berdampak pada bangunan lainnya.

Kebakaran di kawasan permukiman padat menjadi perhatian karena jarak antarrumah yang relatif dekat dapat meningkatkan risiko perambatan api.

Dalam kondisi seperti itu, kecepatan penanganan sangat menentukan untuk membatasi dampak dan mencegah bangunan lain ikut terdampak. (*)