KALAMANTHANA, Muara Teweh - Sebagai upaya mendukung digitalisasi pembelajaran dan optimalisasi bantuan sarana teknologi informasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara menggelar sosialisasi pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) Rabu (14/1/2026).

Kegiatan dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh tersebut diikuti perwakilan satuan pendidikan jenjang SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Barito Utara. Setiap sekolah menugaskan satu orang guru yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Samsul Astorijaya, mengatakan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait bantuan IFP, mulai dari penggunaan, pemeliharaan, hingga dampaknya terhadap proses belajar mengajar.

“Perangkat yang disalurkan bukan sekadar layar datar, tetapi yang paling utama adalah fungsi interaktifnya. Inilah nilai utama IFP dalam mendukung pembelajaran yang inovatif dan partisipatif di sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan IFP yang disalurkan merupakan produk dalam negeri dengan merek Vision S (Hisense) sebagai bentuk dukungan terhadap penggunaan produk nasional dalam pengadaan sarana pendidikan.

Samsul Astorijaya memaparkan, hingga saat ini bantuan IFP telah diterima 147 satuan pendidikan jenjang SD negeri dan swasta yang terkonfirmasi melalui sistem pelaporan. Untuk jenjang SMP, bantuan telah diterima oleh 34 dari 38 sekolah, serta PAUD/TK negeri dan swasta sebanyak 27 satuan pendidikan.

Melalui sosialisasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara berharap kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran semakin meningkat, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif, inovatif, dan efektif, khususnya di jenjang SD dan SMP. (Sly).