KALAMANTHANA, Jakarta – Harga bahan bakar minyak atau BBM nonsubsidi melonjak terhitung Sabtu 18 April 2026 ini. Bagaimana di Kalimantan Tengah?

Tiga jenis BBM subsidi yang mengalami kenaikan itu antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Dalam laman resminya, Pertamina menyebut penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum itu dilakukan sesuai formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis bahan bakar minyak umum jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum.

Formula tersebut selaras dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai Perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.

Mengutip laman MyPertamina, harga BBM bersubsidi mengalami kenaikan yang nilainya melampaui harga-harga serupa di kawasan Jawa.

Pertamax Turbo di wilayah Kalimantan Tengah kini berada pada posisi harga Rp19.850 per liter.

Itu berarti terjadi kenaikan harga sebesar Rp6.500 per liter. Sebelumnya, Pertamax Turbo dibanderol Rp13.350. Dengan begitu, terjadi kenaikan 48,6 persen dibandingkan harga sebelumnya.

Untuk harga Dextlite, ditetapkan sebesar Rp24.150. Harga ini lebih tinggi dibandingkan di Jakarta yang Rp23.600 per liter.

Harga Dexlite di Kalimantan Tengah mengalami kenaikan sebesar Rp9.650 per liter atau setara 66,5 persen. Sebelumnya, Dexlite di Kalimantan Tengah dibanderol Rp14.500 per liter.

Sedangkan, untuk Pertamina Dex, harga ditetapkan menjadi Rp24.450 per liter dari sebelumnya Rp14.800 per liter. Kenaikan sebesar Rp9.650 atau hampir 65,2 persen.

Daftar Harga BBM di Kalimantan Tengah

Pertalite Rp10.000

Pertamax Rp12.600

Pertamax Turbo Rp19.850

Pertamax Biosolar Rp6.800

Dexliter Rp24.150

Pertamina Dex Rp24.450