KALAMANTHANA, Kuala Kapuas -  Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Usis I Sangkai melakukan kunjungan ke Desa Jakatan Masaha, Kecamatan Mandau Talawang, guna menyalurkan bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran, Sabtu (25/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap korban kebakaran yang terjadi pada beberapa waktu lalu, yang menghanguskan sedikitnya tiga unit rumah warga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati HM Wiyatno menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban guna meringankan beban yang dialami pascakebakaran. Ia juga memastikan pemerintah daerah hadir dan bergerak cepat dalam penanganan dampak bencana.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin membantu kebutuhan para korban,” ujar Wiyatno.

Didampingi Sekda Usis I Sangkai, Bupati juga meninjau langsung kondisi lokasi kebakaran serta berdialog dengan warga untuk mengetahui secara langsung apa saja keinginan masyarakat terkait infrastruktur.

Usai penyerahan bantuan, Bupati bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau sejumlah infrastruktur desa, termasuk akses jalan dan fasilitas umum lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke sekolah di Desa Jakatan Masaha. Pada kesempatan tersebut, Bupati dan rombongan juga melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan DWK.

Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati bahwa pihak perusahaan akan turut membantu pembangunan sejumlah infrastruktur penting di desa.

Bantuan yang akan direalisasikan dalam waktu dekat meliputi pembangunan jalan menuju Desa Masaha yang akan difungsikan sebagai akses ke pelabuhan penyeberangan, penataan halaman SDN Jakatan Masaha, serta perbaikan halaman masjid di desa tersebut.

Selain itu, Bupati bersama rombongan juga melakukan peninjauan Jembatan Nabarang di Kecamatan Kapuas Hulu yang menghubungkan wilayah Sei Hanyo dengan Kecamatan Mandau Talawang.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi jembatan yang menjadi salah satu akses vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarwilayah.

Kesepakatan ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan infrastruktur dan mendukung aktivitas masyarakat, baik di bidang pendidikan, keagamaan, maupun konektivitas wilayah.(fan)