KALAMANTHANA, Medan – JNT, seorang mahasiswa, mengakhiri hidupnya dengan tragis. Betulkah karena putus cinta?

Aksi putus asa itu dilakukan JNT (27) di sebuah gubuk di kawasan ladang di Nagori Siatasan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Warga setempat heboh dan berduka saat jasad JNT ditemukan tak bernyawa dengan posisi tergantung di gubuk tersebut.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis, 7 Mei 2026, sekitar pukul 18.30 WIB. Jasad JNT ditemukan di tiang gubuk milik milik Daud Hamonangan Gultom, di Perladangan Sigarantung.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi  membenarkan kejadian tersebut. Dia pun menjelaskan kronologi penanganan yang dilakukan jajaran Polres Simalungun secara cepat dan profesional.

“Begitu laporan masuk, personel kami langsung bergerak ke lokasi,” kata Verry Putra.

Menurutnya, ini adalah bentuk nyata komitmen Polri untuk selalu hadir dan responsif di tengah masyarakat, termasuk dalam penanganan peristiwa non-pidana seperti ini.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan tim bersama Inafis dan tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Peristiwa ini dikategorikan non-pidana dengan dugaan kuat korban melakukan bunuh diri,” ucap Verry Purba.

Diduga kuat, motif di balik tindakan tragis ini adalah keputusasaan akibat hubungan asmara yang berakhir. Korban diketahui baru saja diputuskan oleh kekasihnya Nike Ardillah Gultom. (*)