KALAMANTHANA, Palangka Raya — Antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya mulai terurai setelah hasil rapat koordinasi bersama Forkopimda, Pertamina, dan pengelola SPBU dijalankan. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, usai meninjau kondisi di lapangan, Sabtu malam (9/5/2026).
“Ada komitmen dari seluruh pihak untuk menangani persoalan yang terjadi di lapangan,” kata Subandi setelah meninjau SPBU Jalan G. Obos dan SPBU Jalan Yos Sudarso bersama Wali Kota Palangka Raya dan unsur Forkopimda.
Subandi menjelaskan rapat koordinasi dilakukan pada Jumat malam untuk mencari solusi atas antrean panjang kendaraan yang terjadi di hampir seluruh SPBU. “Hari ini kami langsung turun melakukan peninjauan. Alhamdulillah persentase antrean sudah jauh berkurang dan tidak sebanyak sebelumnya,” ujarnya.
Ia mencontohkan salah satu SPBU yang sebelumnya hanya menerima pasokan sekitar 8 kiloliter (KL), kini mendapat tambahan menjadi 16 KL sehingga distribusi dinilai lebih lancar. “Mulai hari ini stok ditambah sehingga tidak ada kekurangan dan pelayanan bisa berjalan lebih lancar,” katanya.
Meski kondisi mulai membaik, Subandi menegaskan komitmen hasil rapat harus dijalankan secara konsisten, terutama terkait penambahan pasokan BBM sebanyak 205 KL per hari untuk Kota Palangka Raya. (Mit).