KALAMANTHANA, Palangka Raya – Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, mengapresiasi langkah tegas aparat gabungan yang menggelar patroli hingga mengamankan puluhan kendaraan di sejumlah titik rawan balap liar, Minggu dini hari.

Menurut Syaufwan, aksi balap liar di Palangka Raya sudah sangat meresahkan warga karena tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Mayoritas pelaku yang diamankan diketahui masih berstatus pelajar SMP dan SMA.

“Kami mengapresiasi langkah cepat dan tegas dari kepolisian bersama tim gabungan dalam menertibkan balap liar. Aktivitas ini memang sangat meresahkan warga, terutama karena dilakukan pada malam hingga dini hari,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Ia menilai penindakan tegas perlu dilakukan agar menimbulkan efek jera bagi para pelaku. Menurutnya, persoalan balap liar bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga menjadi perhatian pemerintah, sekolah, dan orang tua. “Jangan sampai anak-anak kita justru terlibat kegiatan yang bisa membahayakan diri sendiri dan masa depan mereka,” katanya.

Syaufwan mendukung langkah kepolisian yang menahan kendaraan pelaku selama tiga bulan disertai sanksi tilang maksimal. “Kalau memang itu untuk memberikan efek jera, kami mendukung. Karena kalau hanya dibina tanpa tindakan tegas, biasanya mereka kembali mengulangi,” tegasnya.

Selain penindakan, ia meminta orang tua lebih intens mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat malam hari. Menurutnya, pengawasan keluarga menjadi salah satu langkah penting untuk menekan maraknya aksi balap liar di Kota Palangka Raya. (Mit).