KALAMANTHANA, Sampit – Warga Desa Camba, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali dibuat resah dengan kemunculan seekor buaya di aliran sungai setempat.

Buara tersebut muncul pada Sabtu 16 Mei 2026. Satwa predator tersebut dilaporkan beberapa kali terlihat mendekati area lanting yang menjadi pusat aktivitas warga.

Warga setempat, Rapa menyebut, buaya yang terlihat diduga masih berukuran anakan dengan panjang sekitar 2 meter. Meski demikian, kemunculannya yang berulang di lokasi aktivitas warga tetap membuat masyarakat waspada.

“Seram, terlihat nyata buaya muncul tadi pagi dan siang. Warga langsung ramai-ramai melihat dari jauh karena takut,” ujar warga setempat, Indah.

Menurut warga, sungai tersebut selama ini menjadi jalur utama aktivitas harian, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga mencari ikan. Namun, kemunculan hewan tersebut membuat aktivitas warga mulai dibatasi secara mandiri.

“Sekarang kami lebih berhati-hati, kalau tidak penting benar, tidak turun ke sungai dulu,” ungkap warga lainnya.

Sejumlah warga juga mengaku mulai menghindari aktivitas di sungai pada waktu-waktu tertentu karena khawatir buaya kembali muncul secara tiba-tiba.

“Apalagi kalau sore atau malam, sudah tidak berani lagi turun,” tambahnya.

Meski diduga masih anakan, keberadaan buaya tersebut tetap dianggap meresahkan karena lokasinya dekat dengan aktivitas harian masyarakat.

“Walaupun kecil, tetap saja bikin takut karena munculnya dekat sekali dengan lanting,” kata warga.

Hingga kini, warga masih mengurangi aktivitas di sekitar sungai sambil meningkatkan kewaspadaan secara mandiri.

Mereka berharap adanya perhatian dan langkah penanganan dari pihak terkait agar kemunculan satwa liar tersebut tidak lagi mengganggu keselamatan dan aktivitas masyarakat. (su)