KALAMANTHANA, Sampit – Hari pertama Agustus 2026 ditandai dengan nyawa melayang di jalanan Sampit, Kotawaringin Timur. Seorang pemotor tewas akibat tabrakan.
Kecelakaan itu terjadi di simpang lampu merah KNP, Jalan Ahmad Yani, Sampit, Kotawaringin Timur, Sabtu 1 Agustus 2026 sekitar pukul 01.30 WIB.
Pengendara motor yang meninggal dunia mengalami luka berat di bagian kepala. Dia sempat menjalani perawatan intensif di RSUD dr Murjani Sampit sebelum dinyatakan meninggal.
Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan persimpangan dekat Bank Mega. Dua sepeda motor yang datang dari arah berlawanan terlibat tabrakan dengan benturan cukup keras.
Suara keras dari lokasi kejadian membuat warga sekitar berdatangan untuk melihat sekaligus memberikan pertolongan kepada para korban.
Berdasarkan video beredar saat warga tiba di lokasi kejadian, kedua pengendara sudah tergeletak di badan jalan.
Salah seorang di antaranya mengalami luka paling serius di bagian kepala, sementara sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan.
Relawan Dompet Peduli Kotim yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit.
Salah seorang relawan, Iky Delon, membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan saat proses evakuasi kondisi korban dalam kondisi kritis sehingga harus segera mendapatkan penanganan medis.
“Saat kami evakuasi korban mengalami luka berat di bagian kepala. Setelah kami lakukan penanganan awal di lokasi, korban langsung kami evakuasi ke RSUD dr Murjani untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski telah mendapatkan penanganan intensif dari tim medis, kondisi korban terus menurun akibat luka berat yang dideritanya. Beberapa saat kemudian korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
“Korban meninggal dunia di rumah sakit,” kata Iky.
Sementara itu, pengendara sepeda motor lainnya dilaporkan selamat. Korban mengalami luka pada bagian wajah dan kaki, namun kondisinya selamat.
“Pengendara yang satunya mengalami luka di wajah dan kaki, tapi selamat,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban belum diumumkan secara resmi. Satlantas Polres Kotawaringin Timur masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. (su)