KALAMANTHANA, Puruk Cahu - Saat memimpin rapat koordinasi bersama BNN Provinsi Kalimantan Tengah di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Minggu (21/6/2026) malam.
Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhiddin menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah, BNN, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Rapat tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Murung Raya Sarwo Mintarjo, unsur Forkopimda, perwakilan BNN Provinsi Kalimantan Tengah, pejabat terkait, dan sejumlah tamu undangan.
Mewakili Bupati Murung Raya Heriyus, Rahmanto menyebut peredaran narkoba sebagai ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda serta menghambat pembangunan daerah.
“Permasalahan narkoba tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan komitmen yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, BNN, serta dukungan aktif dari masyarakat,” ujar Rahmanto.
Dalam rapat tersebut, peserta membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba. Langkah itu meliputi peningkatan pengawasan di wilayah rawan, penguatan koordinasi lintas instansi, serta edukasi mengenai bahaya narkotika.
Pemkab Murung Raya juga membahas rencana pembentukan Tim Terpadu Pemberantasan dan Penindakan Narkoba sebagai bagian dari penguatan penanganan di daerah.
Rahmanto mengatakan pemerintah daerah akan meningkatkan pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan di Puruk Cahu dan sekitarnya. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan potensi peredaran narkotika.
Selain itu, Pemkab Murung Raya berencana melaksanakan tes urine bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan indikasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika agar dapat ditindaklanjuti bersama aparat terkait. (Sly).