KALAMANTHANA, Kasongan – Pagi yang cerah di Katingan Hilir mendadak heboh. Seorang pria udah berada di atas Jembatan Banut Kalanaman. Mau loncat?
Pria itu SAH inisialnya. Baru berusia 22 tahun. Dia, Senin 24 Agustus 2026 itu nekat memanjat rangka atas Jembatan Banut Kalanaman di Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah itu.
Aksi berbahaya tersebut diduga dipicu persoalan keluarga yang tengah dihadapinya.
Aksi SAH, warga Desa Telangkah, sempat menarik perhatian masyarakat. Mengenakan pakaian serba hitam, pemuda tersebut terlihat berada di atas rangka baja penopang jembatan.
Warga yang khawatir dengan keselamatannya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Menerima laporan itu, personel Polsek Katingan Hilir langsung mendatangi lokasi.
Evakuasi dipimpin Kapolsek Katingan Hilir Ipda Muklisin bersama personel dengan melakukan pendekatan dan komunikasi secara persuasif.
Berkat kesabaran petugas, SAH akhirnya bersedia turun secara mandiri dan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono melalui Kapolsek Katingan Hilir Ipda Muklisin, membenarkan kejadian tersebut.
Dari keterangan awal, SAH mengaku sedang mengalami konflik dengan orang tuanya dan memilih naik ke atas jembatan karena merasa lebih tenang berada di tempat tinggi.
Setelah dievakuasi, polisi menghubungi pihak keluarga dan membawa SAH ke Polres Katingan untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut sesuai persetujuan keluarga. (*)