KALAMANTHANA, Palangka Raya  – Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Sigit Widodo (SW) menilai proyek pembangunan Huma Betang yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) merupakan langkah strategis dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah.  

Saat ini, pembangunan Huma Betang telah memasuki tahap awal dengan dimulainya pemancangan tiang pancang di lokasi. Menurut Sigit, komitmen Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran patut diapresiasi karena pembangunan tersebut bukan sekadar mempercantik wajah kota, tetapi juga menjadi upaya nyata menjaga dan memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal kepada masyarakat.  

“Komitmen Gubernur Agustiar Sabran patut kita apresiasi. Saya melihat program ini tidak hanya mempercantik tata kota, tetapi lebih kepada memperkuat nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026).  

Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, keberadaan Huma Betang nantinya diharapkan tidak hanya menjadi ikon baru Kalteng, tetapi juga berfungsi sebagai pusat wisata budaya, edukasi, dan pembelajaran bagi generasi muda.  

Ia menilai Huma Betang merupakan simbol penting dalam kehidupan masyarakat Dayak yang mencerminkan semangat kebersamaan, toleransi, serta kesetaraan di tengah keberagaman. (Mit).