- Keraton Surakarta Keraton Surakarta, dari Slamet Riyadi lurus sampai ke pertigaan Gladak, masuk alun-alun utara, lewat sisi samping benteng keraton, dan ketemulah pintu utama istana berpagar putih dan motif ukiran biru putih sebagai ornamen selamat datang. Istana ini menjadi tempat wisata di Solo yang murah meriah.
Mudik ke Solo? Datangi 10 Lokasi Wisata Ini!
Senin, 20 Juni 2016 • 15:30:00 WIB
SOLO itu kota dengan julukan paling lengkap dan banyak. Kota Bengawan, The Spirit of Java, Kota Angkringan (Hik), Kota Batik, Kota Budaya, Kota Kuliner, Kota Kreatif, Kota Pusaka, Kota Seni, sampai Kota-nya Presiden Joko Widodo. Satu lagi, kota tempat mudik yang mengesankan.
Tidak terlalu repot bagi orang Solo untuk pergi jalan-jalan ke mana saja di saat libur Lebaran tiba. "Selain banyak destinasi menarik, juga banyak event berkelas di Solo," sebut Menpar Arief Yahya di Jakarta.
Karena itu, mencari #PesonaLebaranSolo saat mudik tidaklah sulit. Kota Solo atau disebut juga Surakarta itu mirip Jogja, sama-sama kota budaya. Tradisi adiluhung juga beribu di sini. Alam atau nature-nya juga bagus. Mana saja yang perlu dilihat? Ini 10 destinasi penting buat para pemudik yang lama tidak menikmati Solo.
1. Grojogan Sewu Tawangmangu
Grojogan Sewu Tawangmangu merupakan tempat wisata di Solo kategori wisata alam yang paling terkenal. Berada di sisi barat Gunung Lawu, Grojogan Sewu Tawangmangu adalah sebuah air terjun yang sangat indah dan menyimpan jutaan misteri. Lokasinya tidak jauh dari kota Solo, hanya sekitar 37 KM di sebelah timur kota Solo, tepatnya di Kabupaten Karanganyar. Kalau diteruskan, naik lagi sampai Cemara Sewu, lokasi start pendakian Lawu, dan kalau dilanjutkan sampai ke Sarangan, Magetan.
Ada juga Air Terjun Jumog adalah alternatif tempat wisata alam yang terkenal di daerah Solo, Jawa Tengah. Air Terjun Jumog tidak kalah indah dari air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu. Berjarak sekitar 40 KM dari kota Solo, Air Terjun Jumog menawarkan wisata alam dengan panorama indah dan harga yang murah.
2. Ngarsopura Solo
Ngarsopuro adalah kawasan pedestrian yang ditata secara artistik dan sungguh nyaman sebagai tempat nongkrong bagi kawula muda. Ngarsopuro ini terletak di Jln. Diponegoro, tepat berada di depan (bagian selatan) Pura Mangkunegaran.
Jika Anda mengunjungi kawasan wisata Ngarsopura ini menjelang sore hingga malam, suasana ramai akan terlihat di sana, sambil menghabiskan waktu dan duduk-duduk di kursi yang tersedia di sepanjang jalan. Anda akan melihat kesan etnik yang kuat di tempat yang satu ini di mana lukisan-lukisan terpajang di sana, lampu jalan yang terpasang dalam sangkar burung, patung-patung loro blonyo, dan lainnya.
Di sini juga ada Ngarsopuro Night Market, pasar malam yang secara rutin diselenggarakan di hari Sabtu – Minggu mulai pukul 19.00 – 21.00 WIB. Inilah tempat berdagang yang hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki KTP Solo. Produk yang dijual di pasar malam ini di antaranya kerajinan, batik, souvenir, hingga makanan kuliner khas Solo.
Di tempat ini juga Anda akan menjumpai live performance, seperti jazz, tarian, atau musik etnik dari para penggiat seni di Solo. Hal ini ditujukan untuk menambah semarak suasana di Ngarsopuro Night market.
3. Taman Balekambang
Lokasinya tidak harus ke luar kota Solo, Taman Balekambang ini ada di dekat Terminal Tirtonadi, juga dekat Stasiun Balapan dan Stadion Sepak Bola Manahan. Di dalam kota. Taman ini cukup bersejarah, tempat wisata yang sering digunakan untuk mengisi waktu liburan. Taman Balekambang lokasi persisnya di Jalan Ahmad Yani ini memiliki luas sekitar 10 hektar. Taman Balekambang dibagi menjadi dua bagian, yaitu Taman Air Partini yang digunakan untuk permainan perahu, dan Hutan Partinah yang mempunyai koleksi berbagai jenis tanaman langka. Taman Balekambang mulai difungsikan sebagai taman rekreasi dan edukasi sejak tahun 2008.
Bagikan