KALAMANTHANA, Muara Teweh - DPRD Barito Utara menyoroti masih rendahnya jumlah pendaftaran merek produk lokal, meski daerah ini memiliki potensi UMKM yang besar.

Anggota DPRD Barito Utara, Suparjan Efendi, menyatakan kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui pendampingan dan sosialisasi yang lebih intensif kepada pelaku usaha.

Menurutnya, pendaftaran merek menjadi langkah penting untuk melindungi identitas produk sekaligus meningkatkan nilai jual dan daya saing UMKM di tengah persaingan pasar.

“Kami sangat menyayangkan jika potensi besar UMKM Barito Utara tidak diimbangi dengan perlindungan merek yang memadai. Padahal, merek adalah aset penting yang dapat melindungi usaha dari peniruan dan sengketa di kemudian hari,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Ia menambahkan, DPRD mendorong pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan Kementerian Hukum dan instansi terkait dalam memberikan pendampingan teknis, khususnya bagi pelaku UMKM yang belum memahami proses pendaftaran kekayaan intelektual.

Selain itu, Suparjan menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memfasilitasi akses layanan pendaftaran merek, baik melalui sosialisasi langsung maupun pendampingan administratif.

Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan kendala dalam proses pendaftaran, sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh perlindungan hukum atas produknya. (Sly).