KALAMANTHANA, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyambut rencana pembukaan kelas Program Pascasarjana (S2) oleh Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai langkah strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. Audiensi antara Tim Pascasarjana ULM yang dipimpin Abdul Halim Barkatullah dengan Bupati Barito Timur M. Yamin, Pimpinan DPRD, serta Kepala BKPSDM Jhon Wahyudi berlangsung di Aula Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Selasa (5/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama konkret antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan lanjutan bagi masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN). Bupati M. Yamin menegaskan bahwa kedatangan tim ULM menjadi momentum penting dalam mempercepat pembangunan berbasis peningkatan kualitas SDM. “Mereka audiensi dalam rangka keinginan membuka kerja sama dengan pemerintah daerah untuk membuka kelas S2 sesuai kebutuhan daerah,” ujarnya.

Menurut Yamin, keberadaan program S2 di Barito Timur akan memberi dampak signifikan terhadap penguatan kapasitas SDM lokal. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kekayaan alam, tetapi juga keseimbangan antara sumber daya manusia, alam, dan data. “Sumber daya alam kita tidak bisa maksimal digunakan ketika sumber daya manusianya tidak berimbang. Jadi sumber daya manusianya harus terus diangkat tentunya dengan pendidikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kerja sama ini juga akan mendorong penguatan basis data daerah melalui penelitian akademik. Perguruan tinggi diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi daerah secara lebih komprehensif. “Data ini penting, Barito Timur itu kekuatannya apa. Nanti dari perguruan tinggi yang membedah lewat penelitian dan lain sebagainya untuk memaksimalkan daerah kita menjadi lebih potensial, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

Yamin mengungkapkan bahwa Pemkab Barito Timur telah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan pihak universitas, namun perlu penegasan lebih lanjut dalam bentuk perjanjian kerja sama teknis. Ia berharap proses tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar program bisa berjalan dalam waktu dekat. “Target kita secepatnya dimulai, karena semakin cepat semakin baik,” ujarnya.

Dengan dibukanya kelas S2 di Barito Timur, masyarakat tidak lagi harus keluar daerah untuk melanjutkan pendidikan. Selain menghemat waktu dan biaya, program ini juga memungkinkan peserta didik tetap menjalankan pekerjaan mereka. Pemerintah daerah optimistis langkah ini akan menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak SDM unggul yang mampu mendorong percepatan pembangunan daerah. (Anigoru).