KALAMANTHANA, Tamiang Layang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barito Timur, di bawah kepemimpinan Munita Mustika Dewi, membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Tamiang Layang.

“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang memburuk akibat kemarau panjang serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masker diberikan kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko menghirup partikel debu dan asap yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan,” ujar Ketua PMI Barito Timur, Munita Mustika Dewi, Rabu (19/8/2026).

Srikandi yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Barito Timur ini imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terutama bagi anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki mobilitas tinggi di luar rumah.

Selain mengenakan masker, masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara semakin memburuk. Warga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi tenggorokan, atau gangguan pernapasan lainnya.

Melalui aksi ini, PMI Barito Timur berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan saat kondisi udara tidak sehat dapat meningkat.

“Langkah sederhana seperti menggunakan masker dapat membantu melindungi saluran pernapasan, terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah,” tutur Munita, yang turut diiyakan oleh Sekretaris PMI Barito Timur sekaligus Direktur RSUD Tamiang Layang, dr. Vinny Safari.

Pada kesempatan yang sama, Munita juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan agar kondisi udara di Barito Timur tidak semakin memburuk.

Aksi pembagian masker yang dipimpin langsung oleh dr. Vinny Safari ini dipusatkan di dua titik strategis, yakni di depan Rumah Jabatan Bupati Barito Timur dan di depan Gereja Palanungkai Tamiang Layang. Kegiatan tersebut disambut hangat dan penuh antusias oleh warga serta pengguna jalan yang melintas. (anigoru)