KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Pelaksanaan panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, yang mencakup lahan seluas 25.817 hektare di empat kecamatan, yakni Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur, siap digelar.

Panen raya tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, bersama unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah.

Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan panen raya telah rampung. Berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, kesiapan di lapangan telah mencapai 100 persen.

"Laporan dari Kepala Dinas Pertanian bahwa saat ini persiapan panen di lapangan sudah mencapai seratus persen," kata Wiyatno di Kuala Kapuas, Selasa (7/7/2026).

Menurut Wiyatno, panen raya ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan besarnya potensi sektor pertanian Kabupaten Kapuas sekaligus memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan pertanian di daerah.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Kapuas telah memperoleh berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat dengan nilai yang cukup besar. Bantuan tersebut meliputi ratusan unit traktor roda dua, 57 unit traktor roda empat, pompa air, serta sekitar 150 unit hand sprayer.

"Bantuan tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kapuas," ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari komunikasi dan sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dengan kementerian terkait dalam memperjuangkan kebutuhan para petani.

Ke depan, Bupati berharap keberhasilan panen raya ini dapat membuka peluang bagi Kabupaten Kapuas untuk kembali memperoleh bantuan lanjutan, seperti mesin panen (combine harvester) dan Rice Milling Unit (RMU), guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta nilai tambah hasil pertanian.

Ia menambahkan, potensi pertanian Kabupaten Kapuas sangat besar. Dengan luas panen mencapai sekitar 25.817 hektare dan produktivitas rata-rata lima ton gabah per hektare, hasil produksi padi di Kabupaten Kapuas dinilai mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat, bahkan berpotensi menjadi daerah penyangga ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. (fan)