KALAMANTHANA, Tamiang Layang - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tamiang Layang melakukan pengaturan operasi sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Barito Timur menyusul gangguan teknis pada pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) swasta berskala besar. Gangguan tersebut berdampak pada penurunan suplai daya dalam sistem interkoneksi.  

Manager PLN ULP Tamiang Layang, Harry Abhiyaosa, menjelaskan bahwa kondisi ini menyebabkan perlunya penyesuaian operasi sistem, termasuk penerapan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah terdampak guna menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan.  

Secara sistem, suplai listrik untuk Kota Tamiang Layang berasal dari interkoneksi Gardu Induk Amuntai 150 kV. Sementara sebagian wilayah Kabupaten Barito Timur seperti Kecamatan Ampah dan Dusun Tengah disuplai melalui Gardu Induk Buntok 150 kV. Penurunan daya dari pembangkit membuat beban jaringan yang masuk ke gardu induk perlu diatur ulang agar sistem tetap aman.  

Selain itu, gangguan pada pembangkit swasta yang berfungsi sebagai pendukung suplai (excess power) turut berdampak pada keseimbangan pasokan dan kebutuhan daya di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Barito Timur. “Pengaturan beban dilakukan secara bertahap untuk menjaga sistem tetap stabil dan mencegah gangguan lebih luas. Kami terus melakukan koordinasi dan pemantauan kondisi sistem secara real time,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).  

Proses pemulihan sistem terus dilakukan bersama pihak terkait guna mengembalikan kondisi suplai listrik secara normal. Selama proses berlangsung, pengaturan beban masih berpotensi terjadi secara terbatas di beberapa wilayah.  

Atas kondisi tersebut, PLN ULP Tamiang Layang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan listrik secara bijak selama masa pemulihan sistem berlangsung.  

Harry menegaskan komitmen PLN ULP Tamiang Layang untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik serta menyampaikan pembaruan informasi apabila terdapat perkembangan kondisi sistem kelistrikan di Barito Timur. (anigoru).