KALAMANTHANA, Palangka Raya  - Fraksi NasDem DPRD Kota Palangka Raya menyoroti penyerapan APBD Tahun Anggaran 2026 yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

Hingga 31 Juli 2026, realisasi belanja daerah baru mencapai Rp496,5 miliar atau sekitar 40,46 persen dari plafon anggaran yang nilainya lebih dari Rp1,2 triliun.

Juru Bicara Fraksi NasDem DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengatakan realisasi pendapatan daerah hingga periode tersebut mencapai Rp581,3 miliar atau sekitar 48,55 persen dari target Rp1,1 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat Rp496,5 miliar atau 40,46 persen dari total plafon anggaran yang tersedia.

“Realisasi belanja sebesar 40,46 persen hingga akhir Juli menunjukkan masih terdapat ruang yang cukup besar untuk meningkatkan pelaksanaan program dan kegiatan pada sisa tahun anggaran,” kata Rana, Jumat (4/9/2026).

Menurut Fraksi NasDem, Pemerintah Kota Palangka Raya perlu memberikan perhatian serius terhadap percepatan penyerapan anggaran. Langkah tersebut diperlukan agar program pembangunan yang telah direncanakan dapat terlaksana tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Namun, NasDem mengingatkan percepatan penyerapan anggaran tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian angka realisasi.

Pelaksanaan APBD harus tetap memperhatikan hasil program, kualitas pekerjaan, manfaat yang diterima masyarakat, serta dampak nyata dari setiap kegiatan pemerintah daerah.

Fraksi NasDem menilai keseimbangan antara kecepatan pelaksanaan dan kualitas penggunaan anggaran menjadi hal penting. Dengan demikian, sisa waktu tahun anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan ketepatan sasaran dan manfaat pembangunan.

NasDem juga mendorong pemerintah daerah memastikan program dan kegiatan yang telah dianggarkan dapat direalisasikan sesuai perencanaan, sehingga anggaran daerah benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat Kota Palangka Raya. (Mit).