KALAMANTHANA, Tamiang Layang – Warga Desa Bentot, Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, digegerkan penemuan mayat perempuan di kebun karet.

Mayat tersebut ditemukan pada Selasa 27 Oktober 2026 malam. Jasad perempuan lanjut usia berinisial M (72) itu ditemukan dalam kondisi tubuh terbakar di kebun karet.

Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, ketika dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Barito Timur AKP Eko Sutrisno, membenarkan penemuan mayat dalam kondisi terbakar itu.

“Benar, telah ditemuakan mayat seorang perempuan M (72) dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar di sebuah kebun karet. Terhadap peristiwa penemuan mayat tersebut dilakukan sesuai prosedur kepolisian,” katanya.

Pihak kepolisian melakukan langkah-langkah awal berupa mendatangi TKP, menerima laporan, menerbitkan tanda bukti laporan, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Pemeriksaan medis melalui visum et repertum juga direncanakan untuk membantu proses penyelidikan,”

Penyidik selanjutnya merencanakan gelar perkara, pemeriksaan medis melalui visum et repertum, serta melanjutkan proses penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban dan memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Atas penemuan tersebut jajaran Polsek Patangkep Tutui telah melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang diduga bertanggung jawab belum diketahui dan masih dalam penyelidikan. Kepolisian belum menetapkan pasal yang disangkakan dalam perkara ini.

Polres Barito Timur mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian.

“Masyarakat yang mengetahui informasi relevan diharapkan bersedia memberikan keterangan untuk membantu proses penyelidikan,” tambahnya. (anigoru)