KALAMANTHANA, Sampit – Setelah membuka layanan rute Surabaya-Sampit dan sebaliknya, kini Wings Air akan melanjutkan penerbangan dengan rute yang sama. Tapi, calon penumpang diminta tetap mengikuti informasi terkini.

Penerbangan Wings Air pada Jumat lalu menandai dibukanya kembali penerbangan dari Bandara H Asan Sampit setelah terkendala selama 38 hari akibat karhutla.

Wings Air kembali membuka layanan rute Surabaya-Sampit dan Sampit-Surabaya. Pada Jumat (30/10), pesawat dari Surabaya dijadwalkan tiba di Sampit pukul 13.25 WIB, kemudian kembali menuju Surabaya pada pukul 13.50 WIB.

Layanan tersebut direncanakan berlanjut pada Sabtu 31 Oktober 2026 ini. Pesawat dijadwalkan mendarat dari Surabaya pukul 09.20 WIB dan kembali bertolak dari Sampit pukul 09.40 WIB.

Perkembangan positif juga terlihat dari rencana pengoperasian maskapai lainnya.

Super Air Jet dijadwalkan kembali melayani rute Jakarta-Sampit dan Sampit-Jakarta pada Minggu (1/11). Pesawat direncanakan tiba di Bandara H Asan pukul 14.10 WIB dan berangkat kembali pukul 14.50 WIB.

Sementara itu, NAM Air juga telah mengumumkan rencana pengoperasian kembali penerbangan rute Sampit-Surabaya pada Rabu (4/11). Pesawat dijadwalkan berangkat dari Sampit pukul 13.05 WIB dan tiba di Surabaya pukul 14.10 WIB.

Kembalinya tiga maskapai secara bertahap menjadi harapan bagi masyarakat agar pilihan perjalanan dari dan menuju Sampit semakin terbuka.

Selain memudahkan mobilitas penumpang, normalisasi penerbangan juga penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan hubungan antardaerah.

Sampit sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di wilayah tengah Kalimantan Tengah memiliki kebutuhan konektivitas yang cukup tinggi. Kelancaran transportasi udara menjadi salah satu penunjang bagi perjalanan masyarakat, pelaku usaha maupun berbagai kegiatan yang membutuhkan akses cepat ke luar daerah.

Karena itu, membaiknya aktivitas penerbangan di Bandara H Asan tidak hanya menjadi kabar baik bagi calon penumpang, tetapi juga bagi berbagai sektor yang bergantung pada kelancaran transportasi.

Meski demikian, kembalinya sejumlah penerbangan belum serta-merta mengakhiri kewaspadaan terhadap kabut asap.

Kondisi cuaca dan jarak pandang masih menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam setiap operasional pesawat. Keselamatan penerbangan tetap menjadi pertimbangan utama, sehingga perubahan jadwal masih mungkin terjadi apabila kondisi atmosfer kembali memburuk.

Personal in Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team Bandara H Asan Sampit, Alfiansyah mengingatkan calon penumpang agar aktif memantau informasi penerbangan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih dapat berubah. Kepastian jadwal perlu diperoleh langsung dari maskapai sebelum penumpang berangkat menuju bandara.

Ia berharap kondisi udara terus membaik sehingga aktivitas penerbangan di Sampit dapat kembali berlangsung secara konsisten. Masyarakat juga diminta tidak hanya mengandalkan jadwal awal, tetapi memastikan kembali informasi keberangkatan maupun kedatangan.

"Walaupun sekarang penerbangan mulai kembali berjalan, masyarakat tetap perlu mengikuti informasi dari maskapai masing-masing. Jadwal sebaiknya diperiksa terlebih dahulu sebelum berangkat ke bandara, karena perkembangan kondisi cuaca tetap menjadi perhatian dalam operasional penerbangan,” pesannya. (*)