KALAMANTHANA, Penajam – Indri Damayanti, pedagang es matcha, tercekat. Motor Honda Beat Street miliknya tak pulang-pulang. Satreskrim Polres Penajam Paser Utara kini menangani penggelapan itu.

Motor Honda Beat Street itu dipinjam D untuk berjualan. Tapi, berhari-hari tak dikembalikan. Kuat dugaan, motor hitam dengan nomor polisi KT 5984 VZ itu dibawa kabur.

Indri Damayanti dan D sejatinya sama-sama berprofesi sebagai pedagang. Lokasinya pun hampir berdekatan di Kelurahan Nenang, Penajam Paser Utara.

Hari itu, Rabu 22 Juli 2026, Indri Damayanti menjalankan tugas hariannya. Dengan sepeda motor, dia hendak menjual es matcha di depan Toko Grosir Paser Jaya Abadi di Kelurahan Nenang.

Belum lama berdagang, Indri Damayanti kedatangan D, rekannya sesama pedagang. Kepada Indri, D menyatakan niatnya untuk meminjam motor Honda Beat itu.

D meminjam dengan memelas, menyebutkan dirinya butuh motor untuk mengambil keperluan berjualan di sebuah mess.

Tak ada firasat buruk di benak Indri. Maklum, D adalah rekannya sesama profesi pedagang. Saling bantu menjadi hal yang biasa.

Perasaannya mulai tak nyaman setelah berjam-jam ditunggu, D tak juga menampakkan batang hidungnya. Sudah empat jam, motor tersebut belum juga dikembalikan.

Beragam upaya dilakukan Indri untuk mengetahui keberadaan D. Ditelepon, nomornya tak aktif. Didatangi ke mess, D disebut sudah tak tinggal di sana.

Indri tak punya pilihan lain. Dia pun melaporkan ke Polres Penajam Paser Utara.

Kasat Reskrim Polres Penajam Paser Utara, AKP Handry Dwi Azhari mewakili Kapolres AKBP Andreas Alek Azhari, membenarkan pihaknya kini menangani perkara penggelapan itu.

“Saat ini penyidik masih mendalami kronologis serta melakukan upaya pencarian terhadap pihak yang diduga terlibat,” katanya.

Menurutnya, penyidik tak hanya mendalami keterangan Indri. Berbagai informasi yang berkaitan dengan keberadaan D dan kendaraan juga menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk membuat perkara tersebut terang.

“Jika ada masyarakat yang mengetahui keberadaan motor, terlapor atau informasi lain, silahkan menyampaikan,” tambahnya. (*)